Kota Pasuruan, yang dikenal dengan julukan “Kota Patria” dan memiliki sejarah panjang sebagai kota pelabuhan kuno bernama “Paravan” pada zaman Kerajaan Airlangga, kini memasuki babak baru pembangunan yang masif dan terencana . Dengan posisi strategis di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Timur dan status sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), kota ini menjadi magnet bagi investasi dan pengembangan infrastruktur .
Pemerintah Kota Pasuruan, di bawah kepemimpinan Wali Kota Adi Wibowo, menetapkan sejumlah proyek prioritas, mulai dari Jalan Lingkar Utara (JLU) yang diproyeksikan membuka akses kawasan utara dan menunjang industri serta pariwisata bahari, hingga peninggian Jembatan Buk Wedi sebagai solusi permanen banjir tahunan . Peluang bagi kontraktor, vendor, dan pelaku usaha di Pasuruan terbuka sangat lebar.
Bagi pelaku usaha di Kota Pasuruan, informasi mengenai daftar proyek pemerintah terbaru menjadi kunci utama agar tidak melewatkan kesempatan berharga ini. Artikel ini akan mengupas tuntas peluang pengadaan di Pasuruan, baik dari pemerintah daerah melalui LPSE maupun peluang strategis dari BUMN yang tak kalah penting.
Tentang LPSE Kota Pasuruan: Gerbang Resmi Pengadaan Daerah
LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Kota Pasuruan merupakan portal resmi untuk mengikuti semua proses tender pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah. Portal ini kini telah terintegrasi dengan sistem terpusat INAPROC milik LKPP melalui domain https://spse.inaproc.id/pasuruankota.
Alamat fisik LPSE Kota Pasuruan terletak di Jl. Hayam Wuruk No.14, Purworejo, dan dapat dihubungi melalui nomor telepon (0343) 431788 . Dalam penyelenggaraannya, LPSE berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 dan Peraturan LKPP, yang mewajibkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pengadaan memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan nilai pengadaan yang ditangani .
Pemerintah Kota Pasuruan juga mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendaftarkan produknya di E-Katalog LKPP. Saat ini, terdapat 10 etalase produk yang telah tersedia, mulai dari alat tulis kantor, bahan material, hingga jasa kebersihan dan keamanan . Pelaku usaha dapat melakukan pendaftaran akun SPSE dan verifikasi di LPSE Kota Pasuruan untuk kemudian mengunggah produknya ke E-Katalog .
Daftar Proyek Pemerintah Terbaru di Kota Pasuruan
Kota Pasuruan memiliki beragam jenis proyek yang secara rutin diumumkan melalui LPSE maupun sumber resmi lainnya. Berdasarkan informasi terkini, berikut adalah kategori proyek yang paling umum dan sedang menjadi fokus.
Jalan Lingkar Utara (JLU): Proyek Strategis Daerah
Proyek Jalan Lingkar Utara (JLU) merupakan salah satu proyek infrastruktur terbesar di Kota Pasuruan yang menjadi prioritas daerah sejak perencanaan tahun 2014 . Proyek ini diproyeksikan membuka konektivitas kawasan utara sekaligus menunjang pengembangan wilayah industri dan pariwisata bahari .
Pemerintah Kota Pasuruan telah menggelar konsultasi publik pada Juni 2026 untuk mematangkan rencana proyek JLU sebagai salah satu proyek strategis daerah . Wali Kota Adi Wibowo menegaskan bahwa JLU menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan akan memberikan dampak pengganda bagi masyarakat, seperti mengurai kemacetan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menekan biaya logistik, serta membuka lapangan pekerjaan .
Total kebutuhan lahan untuk proyek ini mencapai 94.321 meter persegi yang tersebar di empat kelurahan dan melintasi Kecamatan Panggungrejo serta Kecamatan Bugul Kidul . Rinciannya meliputi Kelurahan Panggungrejo seluas 12.181 meter persegi (6 bidang), Mandaranrejo 23.644 meter persegi (10 bidang), Kepel 27.055 meter persegi (16 bidang), dan Blandongan 31.441 meter persegi (39 bidang) .
Pemkot Pasuruan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp43-44 miliar pada tahun 2026 untuk pembebasan lahan, yang bersumber dari dana cadangan dan tambahan APBD . Proyek ini diperkirakan membutuhkan total biaya sekitar Rp1 triliun dan akan dibiayai secara bertahap menggunakan APBD .
Jembatan Buk Wedi: Proyek Strategis Nasional
Proyek penggantian dan peninggian Jembatan Buk Wedi di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, merupakan proyek strategis yang mendapatkan perhatian langsung dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo . Jembatan yang terletak di jalur Pantura ini menjadi titik langganan banjir sekaligus pusat kemacetan saat hujan deras .
Pemerintah menargetkan proyek ini rampung pada September hingga Oktober 2026, lebih cepat dari estimasi awal, agar jembatan dapat berfungsi menjelang periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 . Proyek ini dilakukan dengan meninggikan desain struktur jembatan dan akan dibarengi dengan peninggian jembatan rel kereta api yang berada di sebelahnya, sebagai solusi permanen untuk mengatasi banjir tahunan di kawasan tersebut .
Infrastruktur Prioritas dan Pengembangan BUMD
Berdasarkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, sektor infrastruktur masih mendominasi usulan pembangunan dengan total 437 usulan, sementara sektor pembangunan manusia sebanyak 198 usulan dan sektor ekonomi sebanyak 120 usulan . Wali Kota Pasuruan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur akan tetap menjadi perhatian, termasuk penguatan kawasan industri melalui pengembangan JLU pada tahun 2027 .
Selain itu, Pemerintah Kota Pasuruan juga mengkaji pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengoptimalkan potensi daerah. Saat ini, Kota Pasuruan telah memiliki BUMD berupa PDAM dan BPR yang memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah . Pemerintah juga tengah menyiapkan pembentukan BUMD Aneka Usaha Pasar Suropati yang tidak hanya fokus pada pengelolaan pasar, tetapi juga mampu mengakomodasi potensi usaha strategis lainnya seperti pom bensin dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) .
Proyek Strategis dan Peran BUMN di Kota Pasuruan
Kota Pasuruan menjadi lokasi berbagai program dan proyek yang melibatkan BUMN, baik dalam bentuk pembangunan infrastruktur maupun program pemberdayaan masyarakat.
Kawasan Kota Tua Pasuruan: Kolaborasi BUMN dan Pemda
Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan kawasan Kota Tua Pasuruan sebagai destinasi wisata baru pada tahun 2022. Kawasan ini merupakan hasil kolaborasi antara BUMN dan Pemerintah Kota Pasuruan, di mana gedung-gedung bersejarah milik BUMN dimanfaatkan untuk pengembangan wisata lokal . Program ini sejalan dengan visi Kota Pasuruan untuk maju secara ekonomi dan menjadi kota yang indah serta harmonis .
Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo dari BUMN
Pada Desember 2025, Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan bantuan 100 unit becak listrik “Next Generation” untuk para pengayuh becak lansia di Kota Pasuruan . Becak listrik ini diproduksi oleh BUMN seperti PT Pindad dan PT LEN, dengan nilai per unit ditaksir sekitar Rp23 juta .
Komitmen BUMN dalam Pengembangan Ekonomi
BUMN terus berkomitmen untuk hadir di daerah, termasuk Pasuruan, dengan prinsip AKHLAK untuk mencapai keberhasilan. Program-program BUMN di Pasuruan diyakini mampu menyerap tenaga kerja baru, membuka kesempatan berusaha, hingga mendorong bisnis UMKM .
Mengapa Proyek di Kota Pasuruan Menarik?
Mengikuti proyek pemerintah di Kota Pasuruan memberikan banyak keuntungan bagi kontraktor dan vendor lokal. Proyek daerah menjadi portofolio awal yang kuat. Terlibat dalam proyek strategis seperti JLU yang membutuhkan pembebasan lahan seluas 94.321 meter persegi atau peninggian Jembatan Buk Wedi akan menambah reputasi perusahaan secara signifikan .
Keberlanjutan kerja terjamin dengan adanya program jangka panjang yang tertuang dalam RKPD 2027, di mana infrastruktur masih menjadi sektor dengan usulan terbanyak . Peluang bagi kontraktor lokal juga sangat terbuka. Pemerintah Kota Pasuruan melalui LPSE secara rutin mengumumkan paket-paket pengadaan, baik untuk barang, jasa, maupun konstruksi. Pelaku usaha juga dapat mendaftarkan produknya di E-Katalog untuk membuka pasar yang lebih luas .
Mengapa Peluang BUMN Juga Tak Kalah Penting?
Banyak pelaku usaha hanya terpaku pada tender di LPSE daerah. Padahal, peluang dari BUMN seringkali memiliki nilai proyek yang lebih besar, cakupan yang lebih luas, dan jangka waktu kerja yang lebih panjang. Program-program BUMN di Pasuruan, seperti pengembangan kawasan Kota Tua dan bantuan becak listrik, menunjukkan adanya ekosistem bisnis yang melibatkan sektor swasta dan BUMN .
Pengadaan BUMN memiliki aturan tersendiri yang diatur dalam Peraturan Menteri BUMN. Berbeda dengan pengadaan pemerintah yang menggunakan APBN/APBD, pengadaan BUMN dilakukan dengan prinsip bisnis yang lebih fleksibel namun tetap transparan. Hal ini membuka peluang bagi siapa saja yang memenuhi kualifikasi untuk berpartisipasi, termasuk kontraktor dan vendor dari Kota Pasuruan.
Solusi Praktis: NOPA untuk Notifikasi Pengadaan BUMN
Untuk memenangkan proyek BUMN, kecepatan akses informasi adalah segalanya. Di sinilah peran NOPA (notifikasipengadaan.com) menjadi sangat krusial. NOPA adalah email asisten BUMN pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk membantu Anda menerima notifikasi tender BUMN.
Dengan berlangganan NOPA, Anda akan mendapatkan:
- Peluang BUMN langsung ke email Anda tanpa perlu mencari di berbagai portal
- Notifikasi instan begitu tender diumumkan, sehingga lebih cepat tahu tender baru
- Hemat waktu karena tidak perlu mengecek portal satu per satu setiap hari
- Tidak ketinggalan peluang penting yang relevan dengan bisnis Anda
Luaskan peluang bisnis Anda, jangan hanya bergantung pada LPSE daerah. Manfaatkan potensi besar dari pengadaan BUMN melalui NOPA. Daftar sekarang di notifikasipengadaan.com dan dapatkan email notifikasi pengadaan BUMN terbaru.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengikuti Proyek
Sebelum Anda mengikuti tender di LPSE Kota Pasuruan atau BUMN, perhatikan beberapa hal penting. Cek detail paket dengan teliti. Pastikan Anda membaca semua dokumen tender, termasuk spesifikasi teknis dan persyaratan administrasi. Pemerintah Kota Pasuruan memiliki regulasi pengadaan yang mengacu pada Peraturan LKPP dan Peraturan Walikota.
Perhatikan jadwal dan tenggat. Proyek seperti Jembatan Buk Wedi ditargetkan selesai September-Oktober 2026, sementara pembebasan lahan JLU sedang berlangsung pada tahun 2026 . Siapkan dokumen perusahaan. Pastikan semua dokumen legalitas seperti Akta Pendirian, NPWP, dan NIB terbaru dan telah terverifikasi di LPSE. Pastikan legalitas dan kualifikasi sesuai. Jangan sampai Anda tidak lolos administrasi karena kesalahan kecil pada dokumen. Jangan terlambat submit.
Penutup
Kota Pasuruan terus membuka diri bagi para kontraktor, vendor, dan penyedia jasa. Daftar proyek pemerintah terbaru di Kota Pasuruan yang telah kami ulas adalah bukti nyata bahwa peluang selalu ada, baik dari pemerintah daerah melalui LPSE maupun dari BUMN. Mulailah memantau LPSE Pasuruan secara rutin, lengkapi persyaratan administrasi Anda, dan jangan lupa untuk memperluas cakupan bisnis ke sektor BUMN.
Kami mengajak Anda untuk melangkah lebih jauh. Dapatkan notifikasi pengadaan BUMN secara cepat, rapi, dan relevan dengan NOPA. Ini adalah solusi praktis untuk memperluas peluang bisnis Anda di luar LPSE daerah.
Daftarkan diri Anda di notifikasipengadaan.com sekarang dan jadilah bagian dari ekosistem bisnis yang lebih luas. Dengan NOPA, Anda tidak akan pernah ketinggalan peluang tender BUMN yang strategis!
Seluruh informasi pengadaan barang dan jasa Pemerintah Kota Pasuruan dipublikasikan secara resmi dan transparan melalui portal LPSE Kota Pasuruan pada tautan https://spse.inaproc.id/pasuruankota.
Beberapa proyek strategis utama meliputi:
Jalan Lingkar Utara (JLU): Proyek pembukaan akses kawasan utara untuk menunjang industri dan pariwisata bahari dengan kebutuhan lahan 94.321 $m^2$.
Jembatan Buk Wedi: Proyek peninggian dan penggantian struktur jembatan di jalur Pantura untuk mengatasi masalah banjir tahunan dan kemacetan.
Pengembangan BUMD & E-Katalog: Pembentukan BUMD Aneka Usaha Pasar Suropati serta penyediaan 10 etalase produk di E-Katalog LKPP untuk penyedia lokal.
NOPA hadir sebagai asisten email otomatis yang memantau portal e-procurement BUMN di seluruh Indonesia. NOPA akan mengirimkan notifikasi tender BUMN terbaru yang relevan secara real-time langsung ke inbox email Anda, sehingga Anda menghemat waktu tanpa harus mengecek situs BUMN satu per satu secara manual.